Jumat, 18 Mei 2012

Cara Mudah Reset Password Windows

Lupa kata sandi itu tidak menyenangkan, tapi untungnya ada cara yang sangat mudah untuk mereset password. Yang dibutuhkan adalah salinan dari disk instalasi Windows dan satu tri baris sederhana.

Berikut langkahnya :

1. Boot Windows dan pilih "Repair your computer".









2. Ikuti sampai ada pilihan "Command Prompt".


3. Ketikkan perintah di bawah ini untuk membackup file kunci asli
copy c:\windows\system32\sethc.exe c:\
    Kemudian copy command prompt executable (cmd.exe) diatas file kunci asli
copy c:\windows\system32\cmd.exe c:\windows\system32\sethc.exe
4.  Reboot PC

MERESET PASSWORD

5. Setelah masuk login screen, tekan tombol shift 5 kali. Akan muncul perintah cmd.



6. Untuk mereset password, ketik perintah ini
net user spasi [nama user] spasi [password baru]
    contoh :

Untuk mengembalikan file original sethc.exe, yang dapat dilakukan untuk reboot lewat cd instalasi, dengan membuka menu cmd dan ketik di bawah ini
c:\sethc.exe file back to c:\windows\system32\sethc.exe
Sumber : How To Geek 

Selasa, 15 Mei 2012

Ubah Password Windows Via CMD

Windows dilengkapi dengan fitur password untuk keamanan sistem. Namun ketidakpraktisan ini membuat user jarang menggunakan fitur ini. Untuk mengubah paasword harus masuk dulu ke Control Panel kemudian User Account. Apakah ada cara yang lebih cepat?. Jawabannya ada, Seperti yang kita tahu, Command Prompt (CMD) memiliki fungsi yang sangat kompleks. Salah satunya fitur mengubah password. Bagaimana cara mengaksesnya?


  1. Pada menu pilih search box (Vista & 7) ketik cmd atau pada menu Run ketik cmd lalu tekan OK.
  2. Ketik net user [spasi] nama user [spasi] password lalu tekan enter.
Sumber : Foxest

Minggu, 13 Mei 2012

JK : Kotak Hitam Sukhoi Harus Diperiksa di Indonesia

Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, meminta Indonesia periksa Kotak Hitam pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Rabu 9 Mei lalu.
"Harus. Karena menyangkut kepentingan nasional bersama," kata JK, di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Minggu, (12/5/2012).


Pesawat Sukhoi Superjet 100 menabrak tebing Gunung Salak saat melakukan demonstrasi penerbangan di Gunung Salak. JK mengatakan antara Indonesia dan Rusia tentu ingin mengetahui kebenaran sebab Sukhoi yang tiba-tiba menghilang pada Rabu lalu. Namun, kata JK, meski Rusia menawarkan membantu mengevakuasi pesawat Sukhoi, tetap harus berada dibawah pimpinan Indonesia.
"Korban WNI, pesawatnya Rusia. Tentu masing-masing ingin melihat kebenarannya. (Musibah Sukhoi) merupakan kepentingan nasional juga kepentingan internasional," katanya.
Sumber : Okezone

Sabtu, 12 Mei 2012

Tim Forensik Rusia Bantu Identifikasi Korban Sukhoi

Empat orang dari tim forensik Rusia malam ini telah sampai di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Sabtu (12/5/2012). Mereka akan membantu proses identifikasi jenazah korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.

"Yang datang tim forensik patologi, 3 ahli forensik, dan satu ahli analisis DNA. Bantuan alat-alat juga sudah, kita tinggal berkoordinasi," ujar Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri, Komisaris Besar Anton Castilani saat menyambut kedatangan tim dari Rusia tersebut.


Ia mengatakan akan membantu tim Disaster Victim Identification (DVI) pada besok (Minggu, 13/5/2012).

Kombes Anton Castilani berharap kedatangan tim Rusia itu akan mempercepat proses identifikasi korban. "Kita akan mengedepankan identifikasi DNA sampai selesai," katanya.

Sementara itu, sampai saat ini jumlah kantong jenazah yang dibawa dari Bandara Halim Perdanakusuma ke RS Polri mencapai 16 kantong. Kantong tersebut berisi potongan tubuh korban dan satu jenazah utuh. Sementara itu, satu kantong jenazah berisi barang-barang korban.

Sumber : Kompas

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More